Sabtu, 31 Mei 2014

Bab 3. PERANGKAT JARINGAN DAN PENGKABELAN

  A.   Pengertian Ethernet card
Ethernet card (kartu jaringan) merupakan card yang dipasang pada sebuah PC yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan komputer lain melalui jaringan LAN. Ethernet card menggunakan kabel coaxial, twisted pair, dan digunakan juga Wirelles LAN.
Berdasarkan kecepatan transmisi Ethernet card dibedakan menjadi :
ü  10 BASE-T (standard Etherned) : Etherned card yang menyediakan kecepatan transmisi sampai 10Mbps (Mega Bits Per Sekon).
ü  100 BASE-T : Menyediakan kecepatan transmisi sampai 100Mbps.
ü  1000 BASE-T : Menyediakan kecepatan transmisi sampai 1000Mbps.
1.        HUB
Hub merupakan network device untuk mengkonsentrasikan hubungan. Artinya, hub menggabungkan beberapa host sehingga jaringan melihat host-host tersebut sebagai sebuah unit tunggal. Hub berfungsi sebagai hub aktif atau pun pasif. Hub aktif di fungsikan sebagai penguat sinyal sebelum sinyal tersebut dikirim kembali ke komputer lain. Sedangkan hub pasif hanya berfungsi sebagai pembagi/pemisah sinyal yang di transmisikan pada sebuah jaringan. 
2.      SWITCH
Switch merupakan network device yang bekerja pada Layer 2 model OSI, yang mampu melakukan manajemen transfer data yaitu hanya meneruskan data ke segmen yang dituju. Switch tidak melakukan konversi format data.
Switch berfungsi hampir sama dengan HUB. Switch mengenal MAC ADDRESS sehingga dapat memilah data yang harus di transmisikan.
3.      ROUTER
Router mempunyai semua kemampuan network device lainnya. Router dapat memperkuat sinyal, mengkonsentrasikan beberapa koneksi, melakukan konversi format transmisi data, dan mengatur transfer data. Selain itu router juga bisa melakukan koneksi ke WAN, sehingga dapat menghubungkan LAN yang terpisah jauh.
Router bertugas melakukan routing paket data dari source ke destination pada LAN dan menyediakan koneksi ke WAN.
4.        REPEATER
Repeater merupakan network device yang digunakan untuk memperkuat kembali sinyal komunikasi jaringan. Setelah melalui media transmisi, sinyal dapat mengalami atenuasi. Repeater bertugas untuk memperkuat kembali sinyal tersebut sehingga dapat ditransmisikan lebih jauh. Repeater tidak melakukan pengambilan keputusan apapun mengenai pengiriman sinyal.
Repeater bekerja dengan menerima, memperkuat, kemudian meneruskan sinyal yang diterima agar dapat melewati media jaringan dengan jangkauan yang lebih jauh.
5.      MODEM
Modem (modulatordemodulator) digunakan untuk mengubah informasi digital menjadi sinyal analog. Modem mengubah tegangan bernilai biner menjadi sinyal analog dengan melakukan encoding data digital ke dalam frekuensi carrier.
6.      BRIDGE
Bridge merupakan network device untuk manajemen transmisi dasar, menyediakan hubungan antar LAN dan memeriksa paket data apakah  dapat  melewati  bridge  atau  tidak.  Bridge  sangat  berguna untuk menghubungkan beberapa LAN agar dapat mencakup daerah yang lebih luas, atau membagi sebuah LAN besar menjadi beberapa LAN yang lebih kecil untuk mengurangi traffic yang melalui masing- masing LAN.
7.      KABEL
Merupakan perangkat yang digunakan sebagai jalur yang menghubungkan antara perangkat satu dengan perangkat yang lain. Terdapat 3 jenis kabel yang sering digunakan sebagai media komunikasi jaringan :
o   KABEL COAXIAL
Dalam LAN, kabel coaxial memiliki beberapa keuntungan. Ia dapat  berjalan  dengan  jarak  yang  lebih  panjang  dibandingkan dengan STP atau UTP tanpa membutuhkan repeater. Kabel coaxial lebih murah dibandingkan dengan kabel fiber-optic. Panjang maksimum kabel coaxial yaitu 500 m.
o   KABEL STP
Kabel STP mengkombinasikan teknik cancellation, shielded dan twisted wire. STP mengurangi noise antar kabel seperti crosstalk. STP juga mengurangi noise dari luar kabel seperti interferensi. Tetapi STP lebih mahal dan sulit dipasang daripada UTP.
o   KABEL UTP
UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.
Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.
Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden – made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Connector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ-45. Untuk penggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.
·         Straight Cable
Menghubungkan ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artian ujung nomor satu merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara internasional yang digunakan untuk straight cable ini, yaitu :
Untuk kabel dengan konfigurasi memiliki sususan warna sebagai berikut (568 A) :
1. putih hijau
2. hijau
3. putih oranye
4. biru
5. putih biru
6. oranye
7. putih coklat
8. coklat
·         Cross Over Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan hierarki setingkat, sebagai contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP Radio, Router to router. Berikut konfigurasi pengkabelan/pemasangan konektor RJ-45:
untuk cross memiliki konfigurasi kabel dengan ujung – ujung A-B atau B-A , maksudnya jika salah satu
ujung nya seperti ini :

1. putih hijau
2. hijau
3. putih oranye
4. biru
5. putih biru
6. oranye
7. putih coklat
8. coklat
maka ujung lainya harus bertipe seperti ini
1. putih oranye
2. oranye
3. putih hijau
4. biru
5. putih biru
6. hijau
7. putih coklat
8. coklat

0 komentar:

Posting Komentar