Sabtu, 31 Mei 2014

Bab 2. TOPOLOGI JARINGAN

   1.      TOPOLOGI JARINGAN
Tujuan dari suatu jaringan adalah menghubungkan jaringan-jaringan yang telah ada dalam jaringan tersebut, sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi ke lokasi yang lain, karena suatu perusahaan memiliki keinginan/kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminal dapat dihubungkan.
Macam-macam topologi          :
1)      Topologi Bus
Topologi ini menggunakan satu kabel backbone yang diberi resistor terminasi di kedua ujungnya. Semua host dihubungkan langsung ke backbone ini. Topologi ini banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur.
Keuntungan dari topologi ini adalah :
·         Mudah mengkoneksikan komputer atau perangkat lain ke linier bus.
·         Jumlah kabel lebih sedikit daripada topologi star.
Kelemahan dari topologi ini adalah :
·         Jaringan akan terganggu, jika ada salah satu komputer ada yang mati.
·         Membutuhkan terminator di dua sisi ujung dari jaringan
·         Sulit untuk mendiagnosa, jaringan ada masalah atau putus.
·         Bukan solusi terbaik untuk mengatasi perkantoran yang besar.
2)      Topologi Ring
Topologi ini menghubungkan satu host ke host berikutnya dan menghubungkan host terakhir ke host pertama, sehingga membentuk lingkaran / ring.
Keuntungan dari topologi ini adalah :
·         Jika melakukan pengiriman data tidak akan terjadi tabrakan.
·         Memiliki tingkat kerumitan rendah.
·         Setiap sentral komputer dirancang untuk dapat berinteraksi dengan sentral dekat maupun yang jauh.
Kelemahan dari topologi ini adalah :
·         Pengembangan jaringan lebih kaku.
·         Peka terhadap kesalahan
·         Setiap node dalam jaringan akan selalu ikut  serta mengelola informasi yang dilewatkan melalui jaringan, sehingga bila tedapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
3)      Topologi Star
Topologi ini menghubungkan semua host ke satu titik pusat, misalnya hub atau switch.
Keuntungan dari topologi ini adalah :
·           Mudah instalasinya
·           Tidak akan mempengaruhi jaringan, jika ada komputer atau peripheral yang mati atau tidak digunakan (lebih handal)
·           Mudah untuk mendiagnosa permasalahan jaringan.
Kelemahan dari topologi ini adalah :
·           Membutuhkan lebih banyak kabel daripada linier bus
·           Jika konsentrator (hub/switch) rusak, maka jaringan akan terputus
·           Lebih mahal daripada linier bus, karena membutuhkan peralatan tambahan yaitu konsentrator.
4)      Topologi Mesh
Topologi ini menghubungkan setiap host ke seluruh host dalam network. Topologi menyediakan perlindungan terbaik dari interupsi layanan. Walaupun Internet mempunyai beberapa path ke lokasi tertentu, Internet bukan suatu jaringan full mesh.

0 komentar:

Posting Komentar